Temuan IPB di Dalam Tugas TNI

Temuan IPB di Dalam Tugas TNI

IPB (Institut Pertanian Bogor) telah menemukan alat yang dapat menyerap gelombang radar. Hal ini membuat kendaraan militer saat beroperasi tidak akan terjangkau sebab tidak terdeteksinya gelombang. Satu hal yang cukup menarik adalah alat ini menggunakan bahan dasar hidroksiapatit atau material tulang ikan dan Chitosan atau cangkang udang. Atas temuan itu, Jenderal Moeldojo sebagai Panglima TNI memberikan apresiasi dengan mengembangkan alat tersebut untuk membantu kinerja TNI.

Pastinya, panglima TNI itu memiliki alasan kuat mengapa alat tersebut perlu untuk dikembangkan. Bahkan, alat ini sudah mulai uji coba untuk memastikan fungsinya. Berikut ini alasan yang diberikan oleh panglima, yaitu:

  1. Sebagai penguatan TNI,

TNI memiliki tugas yang cukup berat dalam menjaga negara Indonesia. Kekuatan mereka sangat diandalkan dalam bertugas. Hal inilah yang membuatnya harus menambah kekuatan melalui penemuan alat ini.

  1. Tidak ingin inovasi itu terhenti,

Moeldojo menyadari bahwa temuan ini merupakan inovasi yang luar biasa sehingga perlu adanya dukungan untuk mengembangkan alat ini. Terlebih manfaat yang dijanjikan oleh alat ini sangat membantu TNI.

  1. Sebagai perkembangan teknologi bagi alutsista militer,

Perkembangan teknologi juga harus diikuti oleh para TNI. Kita tidak bisa hanya mengandalkan senjata tradisional atau yang ketinggalan jaman. Alat ini sudah menggunakan perkembangan teknologi sehingga memiliki fungsi luar biasa.

  1. Meningkatkan efektifitas pelaksanaan tugas TNI,

Radar gelombang tidak dapat dilihat tetapi dapat diperkirakan. Adanya alat ini akan membantu TNI dalam menyerap radar gelombang yang berbahaya bagi mereka.

Tim yang telah menemukan alat luar biasa itu adalah tim dosen dan mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Inilah nama-nama yang menjadi tim dalam penemuan alat penyerap radar, yaitu:

  • Bambang Riyanto.
  • Akhiruddin Maddu.
  • Esa Ghanim Fadhallah.

Bentuk dari alat itu adalah lempengan plastik dengan tebal 0,4 centimeter. Alat itu digunakan dengan menempelnya pada alutsista agar menyerap gelombang radar. Demikian inilah beberapa informasi mengenai tim dari IPB (Institut Pertanian Bogor) dalam penemuan alat penyerap radar untuk TNI.

Share