Sikap Dalam Menghadapi Konflik Keluarga

Keluarga

Menghadapi Konflik Keluarga

Sikap Dalam Menghadapi Konflik Keluarga

Keluarga merupakan harta yang paling berharga didunia ini dan sumber kebahagiaan bagi setiap orang, tetapi terkadang dalam sebuah keluarga muncul berbagai konflik yang cukup menguras tenaga dan pikiran bahkan dapat menimbulkan perpecahan seperti masalah finansial, egois, kurang kasih sayang, terbatasnya waktu bersama, perselingkuhan, dan masih banyak lainnya. Jika hal ini terjadi dalam keluarga maka kita harus menyikapinya dengan baik dan tepat agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.

Berikut adalah beberapa cara yang harus dilakukan saat menghadapi konflik dalam keluarga:

  1. Berfokus pada masalah bukan subjek pelakunya

Sering kali masalah yang muncul dalam keluarga kurang mendapat perhatian khusus malahan subjek pelaku yang dipermasalahkan. Contohnya ibu bertengkar denganmu karena tidak mengijinkanmu untuk menikah dengan orang pilihanmu sehingga kamu menjudge ibu sebagai orang yang jahat dan tidak ingin anaknya bahagia. Padahal sikap ini sangat salah, masalah intinya adalah alasan ibumu menolak pernikahan tersebut. Cobalah untuk berdiskusi dan memahami apa yang dirasakan oleh ibu serta carilah solusi yang terbaik bukan hanya berdebat saja.

  1. Berpikir baik-baik sebelum bicara

Konflik dapat memicu seseorang untuk berkata kasar karena takanan emosional sehingga dapat memperburuk keadaan. Tenangkan pikiran terlebih dahulu dan berpikirlah sebelum bicara agar semua perkataan yang keluar dapat memberikan solusi bukan malah memperburuk konflik yang terjadi.

  1. Jangan saling mencari kesalahan

Hal yang dapat memperburuk konflik adalah saling menyalahkan dan bahkan saling mencari kesalahan yang ada pada orang lain. Pada dasarnya masalah dapat terjadi karena kurangnya dukungan dari semua anggota keluarga, jadi saat konflik berlangsung maka jangan saling menyalahkan karena hanya memperburuk keadaan saja.

  1. Saling memaafkan

Meminta maaf merupakan hal yang paling sulit untuk dilakukan oleh setiap orang terutama bagi mereka yang tidak merasa melakukan kesalahan. Agar konflik yang terjadi segera redam maka meminta maaf terlebih dahulu bukanlah hal yang memalukan bahkan dengan meminta maaf terlebih dahulu maka dapat mendorong anggota keluarga yang lain untuk saling memaafkan.

Masih banyak hal lagi yang dapat dilakukan untuk meredam konflik dalam keluarga seperti melihat setiap masalah dari berbagai sudut pandang yang berbeda, menjadi pribadi yang mudah diajak bicara, dan bermusyawarah untuk mencari solusi yang terbaik.

Baca juga: Bahan Makanan yang Baik Untuk Menjaga Kesehatan Kulit Wajah

 

Share